Pengikut

Jumat, 02 Juli 2021

 

RESENSI ( REVIEW BUKU)

METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

OLEH             : AZIZ SAPRUDIN


 

 

 


Judul Buku

       Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab

    Penulis

                  Acep Hermawan

      Penerbit

                                            PT Remaja Rosdakarya Bandung

     Cetakan

                          Pertama, Januari 2011

                             Kedua, Desember 2011

 Tebal

            302 halaman

 ISBN

978-979-692-017-4

 

 

 

 

 

Keberhasilan proses belajar dapat dilihat dari sejauh mana penguasaan kompetensi yang telah dikuasai oleh seluruh pelajar.Secara umum bahasa Arab memiliki hal yang sama dengan bahasa-bahasa lain di dunia.Namun di samping keumumannya,bahasa Arab memiliki kekhasan yang tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa lain dalam banyak aspek,seperti sintaksis,morfologi,semantik,dan sebagainya.Keberhasilan itu selalu dikaitkan dengan strategi dalam pembelajarannya.

Seperti itulah yang disampaikan Acep Hermawan melalui karyanya "Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab".Buku ini memuat berbagi hal yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa asing orang Indonesia.Selain untuk menunjang pembelajaran bahasa Arab bagi para mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab dan guru bahasa Arab,juga untuk masyarakat umum yang menaruh minat untuk memperdalam ilmu pembelajaran bahasa Arab.Untuk itu diperlukan cara-cara atau strategi yang digunakan dalam menentukan proses penelusuran apa yang akan digunakan.

Pada bab awal buku "Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab", Acep Hermawan memaparkan bahwa saat ini,teori-teori pembelajaran bahasa Arab di Indonesia,umumnya masih menggunakan produk para ahli dari Timur Tengah.Hal ini selain karena Timur Tengah sebagai pusat bahasa Arab dan pengajarannya,juga karena hal-hal yang harus merujuk kesana  dalam pembelajarannya.Metodologi pembelajaran bahasa Arab ini sejatinya harus membawa dan mengusung pembaharuan bukan hanya dalam metode teknik,dan pendekatan,melainkan juga pada pedoman dasarnya yang sistematis.

Point-Point penting yang terdapat dalam buku yakni yang pertama memperkenalkan realitas bahasa dan hubungannya dengan kehidupan manusia sebagai pengguna bahasa.Bagian kedua memperkenalkan bahasa Arab sebagai bahasa asing,bahasa ini mempunyai kekhasan dibanding dengan bahasa lain di dunia.Bagian ketiga menjelaskan pembelajaran bahasa Arab berangkat dari skala makro sebagai acuan umum untuk membawa arah pembelajarannya.Selanjutnya sebagai upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran bahasa Arab dilaksanakan strategi yang beragam.Pada sisi lain proses pembelajaran bahasa Arab menuntut kecerdasan setiap guru untuk memahami aspek yang berkaitan dengan hasil pembelajaran.

Buku ini menjelaskan tentang  strategi atau metode-metode Pembelajaran bahasa Arab.Pada hakikatnya bahasa adalah realitas yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tumbuh kembangnya manusia pengguna bahasa itu,hakikat bahasa itu sistematik(bersistem),arbitrer(manasuka),ujaran(berupa ucapan),simbol(terdiri atas lambang-lambang),manusiawi(diproduksi dan digunakan oleh manusia),alat komunikasi,dan satu lagi dapat ditambahkan bahwa bahasa itu mengacu kepada obyek baik dirinya maupun luar dirinya. Bahasa Arab dalam pandangan pemerintah adalah bahasa asing.Hal ini terbukti  misalnya dalam peraturan Menteri Agama RI nomor 2 tahun 2008 tentang standar kompetensi dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.Dalam peraturan tersebut dikatakan bahwa tujuan mata pelajaran bahasa arab adalah mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya bahasa Arab.Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa secara formal bahasa Arab merupakan bahasa asing.

Strategi Pembelajaran bahasa Arab salah satunya dengan menggunakan metode kaidah dan terjemah metode ini melihat bahasa secara preskriptif,dengan demikian kebenaran bahasa berpedoman pada petunjuk tertulis,yaitu aturan-aturan gramatikal yang ditulis oleh ahli bahasa,bahkan menurut ukuran guru.Bisa juga dengan metode langsung yakni dengan cara menyimak dan berbicara,dengan kedisiplinan mendengar dan menggunakan pola-pola dialog secara teratur para pelajar bisa terampil dalam menyimak dan berbicara.Kemudian yang ketiga dengan metode membaca yakni menekankan kemampuan membaca diam,juga memandang penting kemampuan pengucapan yang benar,penguasaan kosakata sebagai modal awal lalu pemahaman.Metode gabungan bisa juga digunakan artinya suatu metode tertentu dipandang dapat mengatasi kekurangan metode yang lain,walaupun terlihat lebih vareatif dan lebih merata namun nampaknya akan bermasalah dengan kesediaan guru dan siswa,dan alokasi waktu.

Ada juga inovasi dalam metode pembelajaran bahasa Arab,yang pertama metode 'Silent way' yang dicetuskan oleh Caleb Gategno seorang ahli pengajar bahasa,dinamakan metode guru diam karena guru lebih banyak diamnya daripada berbicara saat proses belajar mengajar berlangsung yang bertujuan untuk melatih ketrampilan para pelajar dalam menggunakan bahasa.yang kedua yaitu metode Counseling Learning Method yang diperkenalkan oleh Carles A.Curran dan kawan2(1995).Dalam pandangan metode ini apa yang sebenarnya dipelajari oleh manusia pada umumnya bersifat kognitif dan afektif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelajar dalam menguasai bahasa asing yang dipelajari dan memupuk perasaan harga diri yang tinggi dalam hati pelajar.

Strategi yang lainya dengan menggunakan ragam media dalam pembelajaran,misalnya dengan pemanfaatan teknologi media audio seperti radio transistor,tape recorder.Pemanfaatan teknologi media visual seperti papan tulis, OHP(overhead projector),stick figures(gambar hasil tangan),strip story(kepingan kertas),flash cards(kartu pengingat).Pemanfaatan teknologi media ausio-visual seperti laboratorium bahasa multimedia,LCD Projector,internet.Dan untuk menunjang pembelajaran pemanfaatan kamus juga sangat penting.Kamus sebagaimana sifatnya yang menghimpun kata-kata secara lengkap,baik umum atau khusus secara alfabetik disertai penjelasan makna,penggunaan,pelafalan,pembentukan,padanan dalam bahasa lain atau bahasa yang ada di kamus itu.

Buku ''Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab''pada bab awal terlalu banyak memaparkan tentang pengertian bahasa,hakikat bahasa,sistem kesatuan cabang dan gabungan.Tidak langsung pada pembahasan yang terkait dengan metode-metode atau strategi dalam pembelajaran bahasa arab yang merupakan intisari dari buku tersebut agar lebih terperinci dan luas pembahasan metodenya.Bahasanya banyak menggunakan istilah-istilah modern yang sesuai perkembangan zaman tapi membuat pembaca kurang mengerti maksudnya.

Buku ''Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab''sarat akan pengetahuan dan informasi baru.Buku ini memberi wawasan metedologis dengan cara-cara stategis yang mudah dilaksanakan oleh pembaca dan merupakan sarana yang dapat memberi kontribusi bila diterapkan oleh pengajar dan bisa menjadi pedoman bagi para pelajar dan juga pengajar.Bahasa yang digunakan modern sesuai perkembangan zaman dan sistematis.