Pengikut

Jumat, 02 Juli 2021

 

RESENSI ( REVIEW BUKU)

METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

OLEH             : AZIZ SAPRUDIN


 

 

 


Judul Buku

       Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab

    Penulis

                  Acep Hermawan

      Penerbit

                                            PT Remaja Rosdakarya Bandung

     Cetakan

                          Pertama, Januari 2011

                             Kedua, Desember 2011

 Tebal

            302 halaman

 ISBN

978-979-692-017-4

 

 

 

 

 

Keberhasilan proses belajar dapat dilihat dari sejauh mana penguasaan kompetensi yang telah dikuasai oleh seluruh pelajar.Secara umum bahasa Arab memiliki hal yang sama dengan bahasa-bahasa lain di dunia.Namun di samping keumumannya,bahasa Arab memiliki kekhasan yang tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa lain dalam banyak aspek,seperti sintaksis,morfologi,semantik,dan sebagainya.Keberhasilan itu selalu dikaitkan dengan strategi dalam pembelajarannya.

Seperti itulah yang disampaikan Acep Hermawan melalui karyanya "Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab".Buku ini memuat berbagi hal yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa asing orang Indonesia.Selain untuk menunjang pembelajaran bahasa Arab bagi para mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab dan guru bahasa Arab,juga untuk masyarakat umum yang menaruh minat untuk memperdalam ilmu pembelajaran bahasa Arab.Untuk itu diperlukan cara-cara atau strategi yang digunakan dalam menentukan proses penelusuran apa yang akan digunakan.

Pada bab awal buku "Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab", Acep Hermawan memaparkan bahwa saat ini,teori-teori pembelajaran bahasa Arab di Indonesia,umumnya masih menggunakan produk para ahli dari Timur Tengah.Hal ini selain karena Timur Tengah sebagai pusat bahasa Arab dan pengajarannya,juga karena hal-hal yang harus merujuk kesana  dalam pembelajarannya.Metodologi pembelajaran bahasa Arab ini sejatinya harus membawa dan mengusung pembaharuan bukan hanya dalam metode teknik,dan pendekatan,melainkan juga pada pedoman dasarnya yang sistematis.

Point-Point penting yang terdapat dalam buku yakni yang pertama memperkenalkan realitas bahasa dan hubungannya dengan kehidupan manusia sebagai pengguna bahasa.Bagian kedua memperkenalkan bahasa Arab sebagai bahasa asing,bahasa ini mempunyai kekhasan dibanding dengan bahasa lain di dunia.Bagian ketiga menjelaskan pembelajaran bahasa Arab berangkat dari skala makro sebagai acuan umum untuk membawa arah pembelajarannya.Selanjutnya sebagai upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran bahasa Arab dilaksanakan strategi yang beragam.Pada sisi lain proses pembelajaran bahasa Arab menuntut kecerdasan setiap guru untuk memahami aspek yang berkaitan dengan hasil pembelajaran.

Buku ini menjelaskan tentang  strategi atau metode-metode Pembelajaran bahasa Arab.Pada hakikatnya bahasa adalah realitas yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tumbuh kembangnya manusia pengguna bahasa itu,hakikat bahasa itu sistematik(bersistem),arbitrer(manasuka),ujaran(berupa ucapan),simbol(terdiri atas lambang-lambang),manusiawi(diproduksi dan digunakan oleh manusia),alat komunikasi,dan satu lagi dapat ditambahkan bahwa bahasa itu mengacu kepada obyek baik dirinya maupun luar dirinya. Bahasa Arab dalam pandangan pemerintah adalah bahasa asing.Hal ini terbukti  misalnya dalam peraturan Menteri Agama RI nomor 2 tahun 2008 tentang standar kompetensi dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.Dalam peraturan tersebut dikatakan bahwa tujuan mata pelajaran bahasa arab adalah mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya bahasa Arab.Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa secara formal bahasa Arab merupakan bahasa asing.

Strategi Pembelajaran bahasa Arab salah satunya dengan menggunakan metode kaidah dan terjemah metode ini melihat bahasa secara preskriptif,dengan demikian kebenaran bahasa berpedoman pada petunjuk tertulis,yaitu aturan-aturan gramatikal yang ditulis oleh ahli bahasa,bahkan menurut ukuran guru.Bisa juga dengan metode langsung yakni dengan cara menyimak dan berbicara,dengan kedisiplinan mendengar dan menggunakan pola-pola dialog secara teratur para pelajar bisa terampil dalam menyimak dan berbicara.Kemudian yang ketiga dengan metode membaca yakni menekankan kemampuan membaca diam,juga memandang penting kemampuan pengucapan yang benar,penguasaan kosakata sebagai modal awal lalu pemahaman.Metode gabungan bisa juga digunakan artinya suatu metode tertentu dipandang dapat mengatasi kekurangan metode yang lain,walaupun terlihat lebih vareatif dan lebih merata namun nampaknya akan bermasalah dengan kesediaan guru dan siswa,dan alokasi waktu.

Ada juga inovasi dalam metode pembelajaran bahasa Arab,yang pertama metode 'Silent way' yang dicetuskan oleh Caleb Gategno seorang ahli pengajar bahasa,dinamakan metode guru diam karena guru lebih banyak diamnya daripada berbicara saat proses belajar mengajar berlangsung yang bertujuan untuk melatih ketrampilan para pelajar dalam menggunakan bahasa.yang kedua yaitu metode Counseling Learning Method yang diperkenalkan oleh Carles A.Curran dan kawan2(1995).Dalam pandangan metode ini apa yang sebenarnya dipelajari oleh manusia pada umumnya bersifat kognitif dan afektif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelajar dalam menguasai bahasa asing yang dipelajari dan memupuk perasaan harga diri yang tinggi dalam hati pelajar.

Strategi yang lainya dengan menggunakan ragam media dalam pembelajaran,misalnya dengan pemanfaatan teknologi media audio seperti radio transistor,tape recorder.Pemanfaatan teknologi media visual seperti papan tulis, OHP(overhead projector),stick figures(gambar hasil tangan),strip story(kepingan kertas),flash cards(kartu pengingat).Pemanfaatan teknologi media ausio-visual seperti laboratorium bahasa multimedia,LCD Projector,internet.Dan untuk menunjang pembelajaran pemanfaatan kamus juga sangat penting.Kamus sebagaimana sifatnya yang menghimpun kata-kata secara lengkap,baik umum atau khusus secara alfabetik disertai penjelasan makna,penggunaan,pelafalan,pembentukan,padanan dalam bahasa lain atau bahasa yang ada di kamus itu.

Buku ''Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab''pada bab awal terlalu banyak memaparkan tentang pengertian bahasa,hakikat bahasa,sistem kesatuan cabang dan gabungan.Tidak langsung pada pembahasan yang terkait dengan metode-metode atau strategi dalam pembelajaran bahasa arab yang merupakan intisari dari buku tersebut agar lebih terperinci dan luas pembahasan metodenya.Bahasanya banyak menggunakan istilah-istilah modern yang sesuai perkembangan zaman tapi membuat pembaca kurang mengerti maksudnya.

Buku ''Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab''sarat akan pengetahuan dan informasi baru.Buku ini memberi wawasan metedologis dengan cara-cara stategis yang mudah dilaksanakan oleh pembaca dan merupakan sarana yang dapat memberi kontribusi bila diterapkan oleh pengajar dan bisa menjadi pedoman bagi para pelajar dan juga pengajar.Bahasa yang digunakan modern sesuai perkembangan zaman dan sistematis.

 

Jumat, 07 Mei 2021

 

APA SIH KEBENARAN ITU ?

Kata " kebenaran "  mungkin sering kita ucapkan, tapi susah untuk dijabarkan dan definisikan secara jelas. seperti apa itu kebenaran?, juga terkadang masih belum dimengerti. Yang pasti bahwa “benar” itu pasti “tidak salah” ;). Pertanyaan-pertanyaan kritis kita di masa kecil, misalnya mengapa gajah berkaki empat, mengapa burung bisa terbang, dsb kadang tidak terjawab secara baik oleh orang tua kita. Sehingga akhirnya, sering sesuatu itu kita anggap sebagai hal yang memang sudah demikian wajarnya (taken for granted). Banyak para ahli yang memaparkan ide tentang sudut pandang kebenaran termasuk bagaimana membuktikannya. Saya mencoba ulas masalah hakekat kebenaran ini dari tiga sudut pandang yaitu: kebenaran ilmiah, kebenaran non-ilmiah dan kebenaran filsafat.

Harus kita pahami lebih dahulu bahwa meskipun kebenaran ilmiah sifatnya lebih sahih, logis, terbukti, terukur dengan parameter yang jelas, bukan berarti bahwa kebenaran non-ilmiah atau filasat selalu salah. Malah bisa saja kebenaran non-ilmiah dan kebenaran filsafat‚ terbukti lebih “benar” daripada kebenaran ilmiah yang disusun dengan logika, penelitian‚ dan analisa ilmu yang matang. Contoh menarik adalah kasus patung Kouros yang telah diteliti dan dibuktikan keasliannya oleh puluhan pakar selama lebih dari 1,5 tahun di tahun 1983, bahkan‚ juga dianalisa dengan berbagai alat canggih seperti mikroskop elektron, mass spectrometry, x-ray diffraction, dsb. Namun beberapa pakar lain (George Despinis, Angelos Delivorrias) menggunakan pendekatan intuitif sebagai ahli geologi dan mengatakan bahwa patung tersebut palsu (terlalu fresh, seolah tidak pernah terkubur, kelihatan janggal). Akhirnya patung itu dibeli dengan harga tinggi oleh museum J. Paul Getty di California dengan asumsi kebenaran ilmiah lebih bisa dipertanggungjawabkan. Kenyataan kemudian membuktikan bahwa semua dokumen tentang surat tersebut palsu, dan patung itu dipahat disebuah bengkel tempa di Roma tahun 1980. Cerita ini menjadi pengantar buku bestseller berjudul Blink karya Malcolm Gladwell.

KEBENARAN ILMIAH

Kebenaran yang diperoleh secara mendalam berdasarkan proses penelitian dan penalaran logika ilmiah. Kebenaran ilmiah ini dapat ditemukan dan diuji dengan pendekatan pragmatis, koresponden, koheren.

  • Kebenaran Pragmatis: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila memiliki kegunaan/manfaat praktis dan bersifat fungsional dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, Yadi mau bekerja di sebuah perusahaan minyak karena diberi gaji tinggi. Yadi bersifat pragmatis, artinya mau bekerja di perusahaan tersebut karena ada manfaatnya bagi dirinya, yaitu mendapatkan gaji tinggi.
  • Kebenaran Koresponden: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila materi pengetahuan yang terkandung didalamnya berhubungan atau memiliki korespondensi dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tersebut. Teori koresponden menggunakan logika induktif, artinya metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Dengan kata lain kesimpulan akhir ditarik karena ada fakta-fakta mendukung yang telah diteliti dan dianalisa sebelumnya. Contohnya, Jurusan teknik elektro, teknik mesin, dan teknik sipil Undip ada di Tembalang. Jadi Fakultas Teknik Undip ada di Tembalang.
  • Kebenaran Koheren: Sesuatu (pernyataan) dianggap benar apabila konsisten dan memiliki koherensi dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Teori koheren menggunakan logika deduktif, artinya metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal umum ke khusus. Contohnya, seluruh mahasiswa Undip harus mengikuti kegiatan Ospek. Luri adalah mahasiswa Undip, jadi harus mengikuti kegiatan Ospek.

KEBENARAN NON-ILMIAH

Berbeda dengan kebenaran ilmiah yang diperoleh berdasarkan penalaran logika ilmiah, ada juga kebenaran karena faktor-faktor non-ilmiah. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kebenaran Karena Kebetulan: Kebenaran yang didapat dari kebetulan dan tidak ditemukan secara ilmiah. Tidak dapat diandalkan karena kadang kita sering tertipu dengan kebetulan yang tidak bisa dibuktikan. Namun satu atau dua kebetulan bisa juga menjadi perantara kebenaran ilmiah, misalnya penemuan kristal Urease oleh Dr. J.S. Summers.
  • Kebenaran Karena Akal Sehat (Common Sense): Akal sehat adalah serangkaian konsep yang dipercayai dapat memecahkan masalah secara praktis. Kepercayaan bahwa hukuman fisik merupakan alat utama untuk pendidikan adalah termasuk kebenaran akal sehat ini. Penelitian psikologi kemudian membuktikan hal itu tidak benar.Â
  • Kebenaran Agama dan Wahyu: Kebenaran mutlak dan asasi dari Allah dan Rasulnya. Beberapa hal masih bisa dinalar dengan panca indra manusia, tapi sebagian hal lain tidak.
  • Kebenaran Intuitif: Kebenaran yang didapat dari proses luar sadar tanpa menggunakan penalaran dan proses berpikir. Kebenaran intuitif sukar dipercaya dan tidak bisa dibuktikan, hanya sering dimiliki oleh orang yang berpengalaman lama dan mendarah daging di suatu bidang. Contohnya adalah kasus patung Kouros dan museum Getty diatas.
  • Kebenaran Karena Trial dan Error: Kebenaran yang diperoleh karena mengulang-ulang pekerjaan, baik metode, teknik, materi dan paramater-parameter sampai akhirnya menemukan sesuatu. Memerlukan waktu lama dan biaya tinggi.
  • Kebenaran Spekulasi: Kebenaran karena adanya pertimbangan meskipun kurang dipikirkan secara matang. Dikerjakan dengan penuh resiko, relatif lebih cepat dan biaya lebih rendah daripada trial-error.
  • Kebenaran Karena Kewibawaan: Kebenaran yang diterima karena pengaruh kewibawaan seseorang. Seorang tersebut bisa ilmuwan, pakar atau ahli yang memiliki kompetensi dan otoritas dalam suatu bidang ilmu. Kadang kebenaran yang keluar darinya diterima begitu saja tanpa perlu diuji. Kebenaran ini bisa benar tapi juga bisa salah karena tanpa prosedur ilmiah.

KEBENARAN FILSAFAT

Kebenaran yang diperoleh dengan cara merenungkan atau memikirkan sesuatu sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya, baik sesuatu itu ada atau mungkin ada. Kebenaran filsafat ini memiliki proses penemuan dan pengujian kebenaran yang unik dan dibagi dalam beberapa kelompok (madzab). Bagi yang tidak terbiasa (termasuk saya ;)) mungkin terminologi yang digunakan cukup membingungkan. Juga banyak yang oportunis alias menganut madzab dualisme kelompok, misal mengakui kebenaran realisme dan naturalisme sekaligus.

  • Realisme: Mempercayai sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri dan sesuatu yang pada hakekatnya tidak terpengaruh oleh seseorang.
  • Naturalisme: Sesuatu yang bersifat alami memiliki makna, yaitu bukti berlakunya hukum alam dan terjadi menurut kodratnya sendiri.
  • Positivisme: Menolak segala sesuatu yang di luar fakta, dan menerima sesuatu yang dapat ditangkap oleh pancaindra. Tolok ukurnya adalah nyata, bermanfaat, pasti, tepat dan memiliki keseimbangan logika.
  • Materialisme Dialektik: Orientasi berpikir adalah materi, karena materi merupakan satu-satunya hal yang nyata, yang terdalam dan berada diatas kekuatannya sendiri. Filosofi resmi dari ajaran komunisme.
  • Idealisme: Idealisme menjelaskan semua obyek dalam alam dan pengalaman sebagai pernyataan pikiran.
  • Pragmatisme: Hidup manusia adalah perjuangan hidup terus menerus, yang sarat dengan konsekuensi praktis. Orientasi berpikir adalah sifat praktis, karena praktis berhubungan erat dengan makna dan kebenaran.

REFERENSI

  1. Moh. Nazir, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Agustus 2003.
  2. Sulistyo-Basuki, Metode Penelitian, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, April 2006.

Sabtu, 27 Maret 2021

NISHFU SYA'BAN

 


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Sahabatku yang baik hatinya.. tak terasa Bulan telah menghampiri kita lagi.Sya’ban adalah salah satu bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam, selain Muharram, Dzulhijjah dan Rajab. Keistimewaan bulan ini dimulai semenjak dari awal bulan hingga akhir bulan. Akan tetapi keistimewaan yang lebih terdapat pada malam Nisfu Sya’ban. Yaitu malam ke lima belas pertengahan bulan sya’ban.Pada malam inilah sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih dari Mu‘az bin Jabal Radhiallahu ‘anhu, “Allah mendatangi semua makhlukNya dan memberikan ampunan kepada mereka atas segala dosa kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang saling bermusuhan” (HR. Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban) Begitu juga hadits riwayat Aisyah r.a.  

عن عائشة بنت أبي بكر قالت: «قام رسول الله من الليل يصلي، فأطال السجود حتى ظننت أنه قد قبض، فلما رأيت ذلك قمت حتى حركت إبهامه فتحرك فرجعت، فلما رفع إلي رأسه من السجود وفرغ من صلاته، قال: يا عائشة أظننت أن النبي قد خاس بك؟، قلت: لا والله يا رسول الله، ولكنني ظننت أنك قبضت لطول سجودك، فقال: أتدرين أي ليلة هذه؟ قلت: الله ورسوله أعلم، قال: هذه ليلة النصف من شعبان، إن الله عز وجل 
يطلع على عباده في ليلة النصف من شعبان، فيغفر للمستغفرين، ويرحم المسترحمين، ويؤخر أهل الحقد كما هم» 

Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam dan melakukan shalat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “Wahai Asiyah, (atau Wahai Humaira’), apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?”Aku menjawab, “Tidak ya Rasulallah, namun Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu malam apa ini?” Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.”Beliau bersabda, “Ini adalah malam nisfu sya’ban (pertengahan bulan sya’ban). Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’ban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” (HR Al-Baihaqi) 

Begitulah kemurahan Allah swt yang diberikan kepada hambanya di malam Nisfu Sya’ban. Sehingga dalam kesempatan lain Aisyah meriwayatkan hadits lagi dengan banyaknya pengampunan itu semisal bulu kambing Bani Kalb 
عن عائشة بنت أبي بكر قالت: «قال رسول الله : "إن الله ينزل ليلة النصف من شعبان إلى السماء الدنيا، فيغفر لأكثر من عدد شعر غنم كلب"
 
Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing). (HR At-Tabarani dan Ahmad) Demikianlah hendaknya kesempatan ini tidak disia-siakan. Seorang muslim yang bijak tentunya akan memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban sebaik-baiknya, dengan sebaik-baiknya memohon pengampunan dan melaksanakan amal kebaikan sebanyak-banyaknya. Demikian hadits riwayat Ali bin Abi Thalib menegaskan

 عن علي بن أبي طالب قال: «قال رسول الله : "إذا كان ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها وصوموا نهارها فإن الله ينزل فيها إلى سماء الدنيا فيقول ألا من مستغفر فأغفر له ، ألا من مسترزق فأرزقه ألا من مبتلى فأعافيه ألا كذا ألا كذا حتى يطلع الفجر 

Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: "Malam nisfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah).

Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/52633/keutamaan-malam-nisfu-syarsquoban

Sabtu, 20 Februari 2021

 

Makna dan Hikmah Isra Miraj 

di saat Pandemi Corona


 
Ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari Isra Miraj sesuai dengan kondisi terkini, termasuk pandemi infeksi virus corona.
Isra Miraj merupakan peristiwa penting dan penuh makna bagi umat Islam. Ada banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dan sesuai dengan kondisi saat ini, termasuk pandemi infeksi virus corona atau COVID-19.

Isra Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW bertemu Allah SWT ke Sidratul Muntaha atau langit ke tujuh dalam satu malam saja. Perjalanan ini merupakan hiburan untuk Rasulullah sekaligus menerima perintah salat wajib lima waktu setiap hari. Isra Miraj diperingati setiap 27 Rajab yang bertepatan dengan Minggu (22/3).

Berikut makna dan hikmah perjalanan Isra Miraj : 

1. Allah menyayangi hambanya

Isra Miraj terjadi pada tahun kesedihan saat Rasulullah dilanda banyak cobaan dan ditinggal oleh orang terdekatnya. Isra Miraj merupakan bentuk penghiburan Allah kepada Nabi Muhammad.

Untuk menghibur Nabi Muhammad, Allah mengutus Malaikat Jibril membawa Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dan diangkat ke Sidratul Muntaha dalam satu malam saja.

"Bahwa Allah sangat menyayangi hambanya yang beriman. Ketika Nabi berada pada ujian yang luar biasa, Allah memberikan kepadanya peristiwa yang menunjukkan orang yang beriman sangat disayangi oleh Allah.

2. Keimanan meningkat setelah cobaan
Cobaan yang diberikan kepada Nabi Muhammad sebelum Isra Miraj merupakan ujian untuk meningkatkan keimanan. Sama seperti wabah virus corona, sebaiknya dimaknai sebagai cobaan untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah.

Orang yang dapat melalui cobaan dengan baik dan berpegang teguh pada syariat Islam akan mendapatkan karunia yang besar dari Allah.

Siapa yang berhasil melewati ujian kehidupan, Allah akan membuat peringkat imannya semakin kuat. Kualitas keimanan akan naik serta mendapatkan ketentraman dan karunia dari Allah.

3. Memperbaiki kualitas salat
Dalam perjalanan Isra Miraj, Nabi Muhammad menerima perintah salat berkali-kali dari semula 50 kali sehari menjadi lima waktu sehari. Perintah salat ini merupakan bentuk hubungan langsung antara Allah dan Rasulullah.

Peringatan Isra Miraj ini sebaiknya dimaknai untuk memperbaiki kualitas salat yang sekaligus bakal memperbaiki hubungan dengan Allah.

"Salat lima waktu untuk menyambungkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Akan sangat rugi apabila meninggalkannya. Karena salat lima waktu bukan beban, melainkan karunia," ucap Wahyul.

4. Terjadi di malam hari
Peristiwa perjalanan Isra Miraj terjadi di malam hari.  ada sejumlah alasan yang membuat Allah memilih perjalanan di malam hari saat semua orang terlelap.

Malam hari merupakan waktu yang sepi dan Allah ingin melihat hambanya yang benar-benar beriman. Pada malam hari pula, mendekatkan diri kepada Allah bakal lebih cepat dibandingkan waktu lainnya.

Di tengah wabah virus corona dan isolasi diri, umat Muslim disarankan untuk memperbanyak ibadah dan amalan di malam hari seperti salat tahajud.

5. Mempercayai kekuasaan Allah
Wahyul menjelaskan, Isra Miraj mengajarkan bahwa Allah Maha Kuasa. Perjalanan yang seolah tak masuk akal dapat terjadi dengan kekuasaan Allah.

"Diperlukan kacamata keimanan untuk mempercayai kejadian luar biasa ini sebagai kekuasaan dari Allah.

Kamis, 18 Februari 2021


mengisi pengajian dalam acara santunan anak yatim piatu di Gang Suci dalam rangka mengagungkan Bulan Muharram yang diberkati. walau dengan tertatih-tatih sehabis karena sakit kuusahakan agardapat mengamalkansecuil Imu Yang Allah titipkan kepadaku. Ampunilah aku dan manfaatkanlah ilmu-Mu yang Kau titipkan padaku.



Alhamdulillah dapat bertamasya mengenang peninggalan-peninggalan masa lalu.Kota tua dengan segala sejarah di dalamnya..